Yayasan Al-Furqon Sanden Istiqomahkan Fungsi Sosial
Kebutuhan hidup yang semakin tinggi tentu akan menjadi masalah bagi mereka yang belum atau tidak memiliki kemampuan yang memadai. Itulah barangkali yang menjadi alasan utama diajarkannya kesediaan hati untuk berbagi dalam agama Islam. Dan inilah pula yang barangkali menginspirasi Pendiri Yayasan dan Pesantren Al-Furqon Sanden Almarhum KH Aziz Umar untuk menyelenggarakan kegiatan sunatan massal di tiap acara akhirussanah. Dan ada benarnya pepatah yang menyebutkan bahwa, ‘Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama.’ Kesediaan Almarhum Kiai Aziz Umar untuk berbagi semasa hidupnya pun pada akhirnya mewariskan semangat yang sama di kalangan penerus yang kini menjadi pengasuh di Al-Furqon Sanden Bantul. Kegiatan bakti sosial Al-Furqon Peduli 2012 adalah bukti yang ditunjukkan oleh para penerus dalam meneladani Sang Pendahulu yang mangkat pada 15 Syawwal 1431H / 24 September 2010M lalu. Sebagaimana yang disampaikan oleh...